Panduan langkah demi langkah: Menghitung Deviasi Standar di Matlab

post-thumb

Menghitung Simpangan Baku di MATLAB: Panduan Langkah-demi-Langkah

Menghitung deviasi standar adalah tugas yang umum dilakukan dalam analisis data dan statistik. Ini memberikan ukuran variabilitas atau penyebaran kumpulan data. Matlab, sebuah bahasa pemrograman yang kuat, menawarkan beberapa metode untuk menghitung deviasi standar dari sebuah kumpulan data. Pada artikel ini, kami akan memandu Anda melalui panduan langkah demi langkah tentang cara menghitung deviasi standar menggunakan Matlab.

Langkah 1: Memasukkan Dataset

Daftar isi

Langkah pertama adalah memasukkan dataset ke dalam Matlab. Anda dapat memasukkan data secara manual atau memuatnya dari file eksternal. Sebagai contoh, jika dataset Anda berisi 10 angka, Anda dapat membuat sebuah vektor di Matlab dengan menggunakan kode berikut:

data = [1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15, 17, 19];

**Langkah 2: Menghitung nilai rata-rata (mean)

Selanjutnya, Anda perlu menghitung rata-rata (mean) dari kumpulan data. Rata-rata adalah jumlah semua angka dibagi dengan jumlah total nilai. Di Matlab, Anda dapat menggunakan kode berikut untuk menghitung mean:

*mean_value = mean(data); *

Langkah 3: Menghitung Deviasi

Setelah menghitung mean, Anda perlu mencari deviasi setiap titik data dari mean. Hal ini dapat dilakukan dengan mengurangkan mean dari setiap titik data. Di Matlab, Anda dapat menggunakan kode berikut untuk menghitung deviasi:

deviasi = data - mean_value;

Langkah 4: Menghitung Simpangan Kuadrat

Setelah Anda memiliki deviasi untuk setiap titik data, Anda perlu menghitung deviasi kuadrat. Hal ini dilakukan dengan mengkuadratkan setiap deviasi. Pada Matlab, Anda dapat menggunakan kode berikut:

  • kuadrat_deviasi = deviasi.^2;*

Langkah 5: Menghitung Varians

Langkah selanjutnya adalah menghitung varians, yang merupakan rata-rata dari deviasi kuadrat. Di Matlab, Anda dapat menggunakan kode berikut:

  • varians = mean(kuadrat_devisi);*

Langkah 6: Menghitung Standar Deviasi

Terakhir, Anda dapat menghitung deviasi standar dengan mengambil akar kuadrat dari varians. Di Matlab, Anda dapat menggunakan kode berikut:

standard_deviation = sqrt(variance);

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat dengan mudah menghitung deviasi standar dari sebuah kumpulan data menggunakan Matlab. Informasi ini dapat berguna untuk menganalisis dan menginterpretasikan data di berbagai bidang seperti keuangan, teknik, dan penelitian.

Panduan Komprehensif untuk Menghitung Standar Deviasi di Matlab

Standar deviasi adalah ukuran statistik yang mengukur jumlah variasi atau dispersi dalam sekumpulan nilai. Di Matlab, menghitung deviasi standar data dapat dilakukan dengan menggunakan fungsi dan metode bawaan.

Untuk menghitung deviasi standar suatu kumpulan data, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

**Langkah 1: Siapkan data Anda dengan menyimpannya dalam sebuah variabel atau larik. Pastikan data Anda dalam format yang benar, seperti vektor atau matriks.

Langkah 2: Gunakan fungsi bawaan “std” untuk menghitung deviasi standar. Fungsi “std” mengambil data Anda sebagai input dan mengembalikan deviasi standar.

Baca Juga: Apakah Metatrader 4 legal di Kanada? Panduan Komprehensif

Contoh:

data = [3, 6, 9, 12, 15]; standar_deviasi = std(data); disp(standar_deviasi); Keluarannya adalah deviasi standar dari kumpulan data. Dalam contoh ini, deviasi standar adalah sekitar 4,47.

Baca Juga: Berapa persen orang yang menghasilkan uang di Forex? Temukan kebenarannya!

Langkah 3: Anda juga dapat menghitung deviasi standar dari dimensi tertentu dalam matriks menggunakan fungsi “std” dengan argumen tambahan. Misalnya, untuk menghitung deviasi standar di sepanjang baris matriks, Anda dapat menggunakan sintaks “std(data, 0, 1)”.

Contoh:

data = [1, 2, 3; 4, 5, 6; 7, 8, 9]; standar_deviasi_baris = std(data, 0, 1); disp(standar_deviasi_baris); Keluarannya adalah deviasi standar di sepanjang baris matriks. Dalam contoh ini, deviasi standar adalah sekitar [2,45, 2,45, 2,45].

Langkah 4: Jika Anda ingin menghitung deviasi standar di sepanjang kolom matriks, Anda dapat menggunakan sintaks “std(data, 0, 2)”.

Contoh:

data = [1, 2, 3; 4, 5, 6; 7, 8, 9]; standar_devisiorkolom = std(data, 0, 2); disp(standar_devisiorkolom); Keluarannya adalah deviasi standar di sepanjang kolom matriks. Dalam contoh ini, deviasi standar adalah sekitar [0,82, 0,82, 0,82].

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat dengan mudah menghitung deviasi standar data Anda di Matlab. Standar deviasi adalah alat yang berguna untuk memahami penyebaran atau variabilitas data, dan dapat memberikan wawasan yang berharga di berbagai bidang seperti keuangan, teknik, dan penelitian ilmiah.

Langkah 1: Mengimpor Data

Sebelum menghitung deviasi standar di Matlab, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengimpor data ke dalam program. Matlab menyediakan beberapa metode untuk mengimpor data, tergantung pada format file dan struktur data.

Salah satu metode yang umum digunakan adalah mengimpor data dari sebuah file teks dengan menggunakan fungsi importdata. Fungsi ini memungkinkan Anda untuk menentukan pembatas yang digunakan dalam file, seperti koma atau tab, dan secara otomatis menghasilkan tabel atau matriks berdasarkan isi file.

Metode lain adalah mengimpor data dari file spreadsheet menggunakan fungsi xlsread. Fungsi ini memungkinkan Anda untuk menentukan nama sheet, rentang, dan opsi lain untuk mengimpor data yang diinginkan. Data tersebut kemudian disimpan dalam matriks atau larik sel.

Jika data dalam format yang berbeda, seperti database atau file CSV, Matlab menyediakan fungsi tambahan untuk mengimpor data, seperti sqlread atau readtable.

Setelah data diimpor ke Matlab, data tersebut dapat ditetapkan ke sebuah variabel untuk analisis dan perhitungan lebih lanjut, termasuk menghitung deviasi standar.

| Fungsi | Deskripsi | Keterangan | — | — | | importdata | Mengimpor data dari file teks | xlsread | Mengimpor data dari file spreadsheet | sqlread | Mengimpor data dari database | readtable | Mengimpor data dari file CSV atau lembar kerja Excel

PERTANYAAN UMUM:

Apa yang dimaksud dengan deviasi standar?

Standar deviasi adalah ukuran jumlah variasi atau dispersi dalam sekumpulan nilai. Ini mengukur seberapa jauh setiap nilai dalam kumpulan tersebut dari rata-rata.

Mengapa deviasi standar penting dalam statistik?

Standar deviasi penting dalam statistik karena memberikan ukuran seberapa tersebarnya nilai-nilai dalam kumpulan data di sekitar rata-rata. Hal ini membantu untuk memahami variabilitas dan distribusi data.

Bagaimana cara menghitung deviasi standar di Matlab?

Untuk menghitung deviasi standar di Matlab, Anda dapat menggunakan fungsi bawaan std() yang dikombinasikan dengan menentukan dimensi di mana Anda ingin menghitung deviasi standar. Sebagai contoh, jika Anda memiliki sebuah matriks M dan ingin menghitung deviasi standar di sepanjang baris, Anda dapat menggunakan std(M, 0, 1).

Apa yang diwakili oleh output dari fungsi std() di Matlab?

Keluaran dari fungsi std() di Matlab merepresentasikan deviasi standar dari nilai-nilai pada data input. Ini adalah nilai tunggal yang menunjukkan penyebaran kumpulan data.

Dapatkah standar deviasi bernilai negatif?

Tidak, standar deviasi tidak boleh negatif. Ini selalu merupakan nilai non-negatif, karena mewakili ukuran penyebaran atau dispersi.

Apa yang dimaksud dengan deviasi standar?

Standar deviasi adalah ukuran variabilitas atau dispersi dari sekumpulan nilai. Ini menunjukkan seberapa banyak nilai menyimpang dari rata-rata.

Mengapa deviasi standar penting?

Standar deviasi penting karena memberikan informasi tentang penyebaran data. Ini membantu dalam memahami seberapa dekat atau seberapa jauh nilai dari rata-rata dan memberikan ukuran ketidakpastian atau risiko.

Lihat juga:

Anda Mungkin Juga Menyukainya